Gerakan Pangan Murah Dalam Rangka Dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H / 2026 | 12-13 Februari 2026
Kategori: Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan

Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Boyolali menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada Kamis hingga Jumat, 12–13 Februari 2026, bertempat di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Boyolali, dan dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Gerakan Pangan Murah ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan akses untuk memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, sehingga diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Boyolali berperan aktif sebagai fasilitator dengan menyediakan sarana dan prasarana bagi para penyedia atau distributor pangan untuk melakukan penjualan langsung kepada masyarakat. Selain itu, dinas juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak penyedia komoditas pangan serta memberikan subsidi pada beberapa jenis bahan pokok tertentu. Kebijakan subsidi ini menjadi faktor penting dalam menekan harga jual, sehingga lebih ramah di kantong masyarakat.
Sebanyak sembilan penyedia turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, terdiri dari berbagai instansi dan pelaku usaha di bidang pangan. Mereka antara lain Perum BULOG Surakarta, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Sekar Bumi, Pinsar Petelur Boyolali Bersatu, LPMD Ngenden II, LPMD Kismo Luhur, Gapoktan Sumber Rejeki, RPA Arka, serta Aspakusa Makmur Boyolali. Kehadiran berbagai penyedia ini memastikan ketersediaan komoditas pangan yang cukup beragam dan berkualitas bagi masyarakat.
Menariknya, dalam kegiatan ini Aspakusa Makmur Boyolali juga memberikan nilai tambah berupa paket sayur gratis bagi 50 pembeli pertama. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan antusiasme masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap pemenuhan gizi masyarakat melalui konsumsi sayur yang cukup.
Selama pelaksanaan kegiatan, beberapa komoditas tercatat menjadi yang paling diminati oleh masyarakat, di antaranya beras medium lokal, minyak goreng merek Minyakita, serta daging ayam ras. Tingginya permintaan terhadap komoditas tersebut mencerminkan kebutuhan pokok yang paling dibutuhkan masyarakat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
Secara keseluruhan, kegiatan Gerakan Pangan Murah ini berlangsung dengan lancar, tertib, dan kondusif. Hal tersebut tidak lepas dari partisipasi aktif para pegawai Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Boyolali, dukungan para penyedia, serta antusiasme masyarakat yang hadir. Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menghadapi momentum hari besar keagamaan.




